← Kembali ke Daftar Laporan

Mukerda GKRI MD Jatim Intim Berlangsung Dinamis, Rumuskan Arah Pelayanan ke Depan

27 April 2026 Dipublikasikan 07 May 2026 53 kali dilihat
Mukerda GKRI MD Jatim Intim Berlangsung Dinamis, Rumuskan Arah Pelayanan ke Depan

Mukerda GKRI MD Jatim Intim Berlangsung Dinamis, Rumuskan Arah Pelayanan ke Depan

Kegiatan Musyawarah Kerja Daerah (Mukerda) GKRI Majelis Daerah (MD) Jawa Timur Intim berlangsung dengan baik, penuh dinamika, serta menghasilkan sejumlah keputusan strategis bagi arah pelayanan ke depan.

Mukerda diawali dengan sesi pemaparan dari Ketua Umum Sinode GKRI yang menyampaikan visi dan fokus program mendatang. Tiga poin utama yang menjadi penekanan adalah Regenerasi, Rebranding, dan Recovery—sebuah langkah strategis untuk memperkuat keberlanjutan pelayanan, membangun citra gereja yang relevan, serta memulihkan berbagai aspek pelayanan pasca tantangan yang dihadapi.

Selama proses persidangan, diskusi berlangsung aktif dan konstruktif. Para peserta terlibat dalam berbagai pembahasan yang menghasilkan sekitar delapan program kerja utama. Program-program tersebut merupakan turunan dari Majelis Pusat Sinode (MPS) yang kemudian disesuaikan dengan kondisi riil serta kebutuhan pelayanan di wilayah MD Jatim Intim.

Selain membahas program kerja, Mukerda juga menjadi momentum untuk menyampaikan laporan kondisi keuangan, baik dari MPS maupun MD. Penyampaian ini dilakukan sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan pelayanan. Dalam kesempatan tersebut, gereja-gereja lokal turut didorong untuk memperkuat komitmen dalam memberikan persepuluhan kepada MPS serta iuran kepada MD, guna menopang keberlangsungan program pelayanan secara berkesinambungan.

Melalui pelaksanaan Mukerda ini, diharapkan terbangun semangat kebersamaan, kekompakan, dan kesehatian di antara para hamba Tuhan serta gereja-gereja lokal. Dengan demikian, pelayanan yang dijalankan dapat semakin berdampak nyata bagi pertumbuhan jemaat di berbagai wilayah.

Mukerda GKRI MD Jatim Intim pun ditutup dengan harapan agar setiap keputusan yang telah dihasilkan dapat diimplementasikan secara maksimal, demi kemajuan pelayanan gereja ke depan. Kiranya Tuhan Yesus terus memimpin dan memberkati setiap langkah pelayanan yang dilakukan.